KUNJUNGAN INDUSTRI
PADA
PT. GUNUNG
SLAMAT (TEH CAP POCI)
Diajukan untuk
memenuhi salah satu syarat tugas perkuliahan di semester lima
Disusun Oleh:
Jaka Febry Wicaksono
(12149804)
Program Studi
Manajemen Informatika
Akademi Manajemen
Informatika dan Komputer BSI Tegal
Tegal
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah-Nya yang telah
dilimpahkan kepada Penulis, sehingga penulis mampu menyelesaikan
penyusunan laporan ini dengan lancar dan baik. Tak lupa penulis
menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Husni Faqih M.Kom. selaku Dosen Pembimbing Informasi Manajemen. Dan semua pihak yang
turut membantu proses penyusunan laporan ini.
Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi tugas dari dosen
pembimbing. Penulis menyadari dalam laporan ini masih begitu banyak
kekurangan dan kesalahan baik dari isinya maupun struktur penulisannya, oleh
karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran positif untuk
perbaikan di kemudian hari. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat
pada pembaca.
DAFTAR ISI
Lembar Judul
Laporan.............................................................................................
Kata
Pengantar........................................................................................................
Daftar Isi..................................................................................................................
Daftar
Gambar.........................................................................................................
Bab I Pendahuluan..................................................................................................
1.1 Latar
Belakang........................................................................................
1.2 Tujuan......................................................................................................
1.3 Maksud....................................................................................................
Bab II
Pelaksanaan..................................................................................................
2.1 Waktu
Pelaksanaan.................................................................................
2.2 Rundown
Acara......................................................................................
2.3 Materi Kunjungan...................................................................................
2.4 Dokumentasi...........................................................................................
Bab III Penutup.......................................................................................................
3.1 Kesimpulan..............................................................................................
3.2 Saran........................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Kunjungan Industri Perusahaan
Kunjungan industri merupakan kegiatan bagi mahasiswa sebagai tuntutan
kurikulum untuk membekali mahasiswa dengan berbagai pengetahuan mengenai dunia
ilmu Manajemen Informatika khususnya Sistem Informasi sehingga nantinya
diharapkan dapat menjadi lulusan yang professional. Untuk menjadi lulusan yang
professional tentu dibutuhkan banyak keterampilan terutama yang berkaitan
dengan dunia Sistem Informasi.
Sebagai mahasiswa, khususnya dalam bidang Ilmu Manajemen Informatika,
mahasiswa/i sudah sangat banyak mendapat materi kuliah yang berkenaan dengan
sistem informasi. Sudah selayaknya bagi mahasiswa sistem informasi tidak hanya
memahami teori yang ada, namun juga ikut andil dalam meninjau lapangan
yang sebenarnya. Oleh karena itu Amik BSI Tegal mengadakan kegiatan kunjungan
industri. Diharapkan mahasiswa/i mampu menerapkan ilmu yang diperolehnya dengan
melakukan pengamatan atau percobaan.
Kunjungan industri pada Amik BSI Tegal merupakan kegiatan yang baru pertama
kali diadakan. Maka dari itu mahasiswa/i wajib mengikuti kegiatan ini.
Kunjungan industri hanya sebatas melakukan observasi pada suatu industri
saja. Melakukan pengamatan dan tanya jawab kepada narasumber secara langsung.
Kesempatan kali ini, pihak Perguruan Tinggi mengadakan kegiatan kunjungan
industri di daerah Slawi-Tegal-Jawa Tengah pada tanggal 23 November 2016.
Selain itu dengan diadakannya kegiatan kunjungan industri ini, diharapkan
mahasiswa/i mengetahui lebih jauh bagaimana sebenarnya dunia sistem
informasi itu dijalankan. Selain itu kegiatan kunjungan industri juga sebagai
simulasi dunia sistem informasi yang nyata agar nantinya mahasiswa terbiasa
ketika benar benar terjun di dunia ilmu Manajemen Informatika khususnya Sistem
Informasi. Disisi lain, pihak Perguruan Tinggi juga menginginkan adanya dampak
jangka panjang dari diselenggarakannya kegiatan kunjungan industri ini salah
satunya dalam rangka penyaluran para lulusan yang professional dan memiliki
kemampuan yang produktif dan siap bersaing di dunia Manajemen Informatika.
1.1 Tujuan Kunjungan
Dalam penulisan laporan ini tentunya memiliki tujuan diantaranya,
yaitu :
1. Untuk mengetahui
tentang sejarah berdirinya di PT.Teh Gunung Slamat (Cap
Poci).
2. Untuk mengetahui
tahapan proses pembuatan teh pada PT.Teh Gunung Slamat (Cap
Poci)
1.2 Manfaat Kunjungan
Dalam penyusunan laporan ini mempunyai manfaat di diantaranya :
1. Mengetahui macam-macam teh yang
dihasilkan dari tahapan proses pembuatan teh dengan cara tradisional
maupun modern.
2. Mengetahui tentang
berbagai macam produk yang dihasilkan di PT.Teh Gunung
Slamat (Cap Poci).
3.
Mengetahui proses pengolahan limbah yang baik serta
pemanfaatannya oleh PT.Teh Gunung Slamat (Cap Poci).
4. Mengetahui
tentang bagaimana cara berwirausaha dari nol.
BAB II
PELAKSANAAN
2.1 Waktu Pelaksanaan
Kunjungan industri dilakukan di PT Gunung Slamat (Cap
Poci) pada hari Rabu, tanggal 23 November 2016.
2.2 Rundown Acara
− 08.15 WIB : Mahasiswa
Amik BSI Tegal jurusan Manajemen Informatika Semester 3 dan 5 persiapan pemberangkatkatan menuju
PT.GUNUNG SLAMAT Slawi - Tegal Jawa Tengah
−
09.00 WIB :
Tiba di PT.GUNUNG SLAMAT Slawi-Tegal Jawa Tengah
−
09.10 WIB :
Pembukaan oleh Bpk. Ari Dwi Hendarso selaku Departemen Personal dan General
Fair
−
10.00 WIB :
Sesi Pertanyaan di jawab oleh :
a. Bpk. Handoko selaku Pimpinan PT. Gunung Slamat
b. Bpk Fitoyo selaku Bagian Keuangan
c. Bpk. Sandoyo selaku Bagian IT
−
10.45 WIB : Penutup oleh Bpk. Ari
Dwi Hendarso selaku Departemen Personal dan General Fair
dilanjutkan dengan berkeliling melihat kegiatan produksi
−
11.30 WIB :
Setelah melihat tahapan produksi pada pembuatan Teh dari awal hingga
menjadi sebuah produk kemudian lanjut ke sesi istirahat dengan disertai
meminum produk buatan Teh Poci
−
11.45 WIB :
Setelah melakukan Kunjungan Industri Mahasiswa kembali kampus Amik BSI
Tegal
2.1 Materi Kunjungan
Profil PT. Gunung
Slamat Slawi (Teh Poci).
Berawal dari bisnis keluarga Sosrodjojo pada tahun 1940, dengan produk
bermerk Teh Cap Botol. Tahun 1953, bisnis keluarga Sosrodjojo berkembang
menjadi PT. Gunung Slamat yang sampai sekarang menghasilkan berbagai variasi
produk dengan merk seperti: Poci, Botol, Sosro, Tasseo, Sadel, Terompet, Berko
& Sepatu. Bisnis ini diawali oleh Bpk. Sugiarto Sosrodjojo sejak usia 13 th
yang sudah mulai usaha home industri keluarganya dengan cara dijual keliling
hampir 4 tahun mulai dari daerah Slawi, Tegal sampai Brebes keliling
Jatibarang. Namun beliau tetap semangat dan pantang menyerah meskipun jarak
yang ditempuh menggunakan sepeda lumayan jauh beliau tetap menjalani home
industri itu sendiri.
Asal mula nama teh cap botol berawal dari pemikiran beliau bahwa setiap
rumah atupun dimana saja mesti terdapat sebuah botol, sehingga beliau mempunyai
ide untuk menamakan teh hasil produksinya dengan nama Teh Cap Botol. Dalam
waktu hampir 4 tahun bisnis Teh Cap Botol sudah mulai terkenal lalu beliau
menambahkan produksinya dari dapur 5 sampai 10, kemudian hampir setengah tahun
lebih beliau menambahkan 25 dapur, lalu tahun 1950 menjadi 35, tahun 1953
menjadi 40 dapur. Lalu beliau mulai berfikir untuk mengembangkan home
industrinya menjadi lebih besar, sehingga beliau berniat untuk meminjam uang di
Bank Swasta pada saat itu.
Jenis-jenisProduk.
Didalam usaha home industri ini terdapat banyak macam jenis teh antara lain
seperti:
1.
Teh Hijau adalah daun teh yang dipertahankan Zat Klorofilnya (zat hijau
daun), perubahan warna teh dikarenakan dengan cara proses Oksidasi.
2.
Teh Hitam adalah teh yang di proses dengan cara pelayuan,selama proses
pelayuan dau teh akan mengalami perubahan senyawa kimia yang terdapat pada daun
serta menurunya kandungan air sehingga daun teh menjadi lemas, dailanjutkan
dengan proses pengeringan.
3.
Teh White Tea adalah daun teh yang masih pucuk, prosesnya hanya
dengan cara dikeringkan saja.
Berdasarkan Merk Teh, ada 2 Jenis Merk yang terdapat di PT. Gunung Slamat
sesuail daerah dan nasional antara lain:
1.
Berdasarkan Merk-merk Daerah
a. Sadel dan Terompet berasal dari daerah Wonosari
b. Berko berasal dari daerah Kebumen
c. Sepatu berasal dari daerah Pamanukan
2. Berdasarkan Merk-merk Nasional
a. Poci
b. Botol
c. Sosro
Proses Produksi Teh.
Proses Pembuatan Teh
berdasarkan jenis-jenis Teh antara lain:
1.
Proses Produksi Teh Hijau
a.
Pemasakan atau Pengeringan
Merupakan proses awal pembuatan wangi untuk membentuk warna dan aroma khas
Teh Wangi Melati (Java Jasmine Tea). Proses Pengeringan kedua adalah proses
penurunan kadar air setelah proses pewangian. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan
kadar air didalam teh, karena jika langsung diseduh warnanya akan bening juga
untuk menghilangkan bau wangur pada teh, proses pemasakan atau pengeringan bisa
mencapai waktu selama 40-45 menit dengan suhu rata-rata kurang lebih 100-120
derajat Celcius. Semakin lama proses pengeringan maka warna akan semakin baik,
namun jika terlalu lama maka kandungan senyawanya akan semakin hilang.
b. Pembaceman
Pembaceman adalah proses persiapan teh sebelum proses
pewangian, dalam proses ini digunakan penambahan air untuk melembabkan teh.
Tujuan proses ini adalah membentuk warna dan mengurangi reaksi eksoterm teh
pada saat kontak dengan bunga.
c. Pewangian
Pewangian yaitu proses inti pembuatan teh wangi, dimana dalam tahapan ini
terjadi penyerapan aroma dari bunga melati dan bunga gambir oleh teh yang telah
dipersiapkan pada proses sebelumnya (pembaceman).
d. Pengeringan setelah pewangian
Pengeringan ini dilakukan setelah semua proses selesai, dari mulai proses
pembaceman sampai proses pewangian.
e. Pengemasan
Pengemasan ini dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara tradisional dan
juga melalui modern. Pengemasan tradisional mayoritas dilakukan oleh ibu-ibu
yang membungkus teh dengan cara nyontong dari mulai teh bungkus yang berukuran
besar hingga teh bungkus yang berukuran kecil. Dalam satu hari pengemasan
tradisional yang dilakukan oleh ibu-ibu teersebut bisa mencapai 1500 perhari.
Sedangkan proses pengemasan modern biasanya membungkus teh celup yang
masing-masing mesin kecepatanya berbeda bisa mencapai 100 kantong per menit dan
ada juga yang 300 kantong per menit dengan menggunakan mesin dari Italy.
2.
Proses produksi Teh Hitam
Proses produksi Teh Hitam hanya dilakukan dengan cara proses mixing saja
karena supaya aromanya tetap terjaga.
Setelah Pembuatan proses Teh tersebut selesai, selanjutnya melakukan proses
Quality Control. Proses ini bertujuan untuk menguji apakah teh yang dihasilkan
apakah sudah baik untuk dikonsumsi atau belum.
Proses Quality Control dibagi menjadi 2 tahap seperti:
a.
Tes Lab
Tes yang digunakan untuk menguji kadar Tanin didalam teh tersebut.
b. Tes Orgoleptik
Yaitu hasil tes yang dicoba diminum langsung oleh penguji untuk menguji
aroma dan rasa yang ada di dalam teh tersebut.
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran teh bertumpu pada devisi distribusi yang
memiliki 50 devisi dengan distributor kurang lebih
100 unit, salah satu sarana pemasaran seperti Modern Outlet yang
berada di Carefure dan Mol, gerai es teh poci yang berada di jawa
barat-jawa timur dengan menghidangkan teh siap saji, serta penjualan
produk pada toko dengam menggunakan prinsip mitra penjualan dengan mengutamakan
keuntungan bagi penjual/mitra. Periklan yang di gunakan hanyalah iklan pada
radio seta medi cetak dikarenakan suplai yang sedikit pada perusahaan..
Pengolahan Limbah.
Dalam pengolahan limbah PT. Gunung Slamat memiliki setifikat biru yang
berarti taat lingkungan. Dalam pemproduksisian teh ada 2 jenis limbah
yang dihasilkan, yaitu jenis limbah Organik dan juga Limbah B3, seperti berikut
ini:
a.
Limbah Organik
Limbah yang dihasilkan pada selesainya produksi teh
adalah sisa-sisa bunga melati yang telah terpakai untuk
proses pembaceman dan pewangian, limbah ini biasanya di olah kembali
menjadi pupuk tanaman.
b.
Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Yaitu limbah yang berbahaya dan beracun yang tidak bisa diuraikan lagi,
seperti lampu neon, oli bekas mesin dan lain sebagainya. Limbah ini berhubungan
dengan pihak ketiga yang dikelola oleh kementrian lingkungan.
2.1 Dokumentasi
Gambar II.1 Foto
Bersama Di PT. Gunung Slamat
Gambar II.2 Foto
Bersama Sebelum Penyampaian Materi
Gambar II.3
Penyampaian Materi oleh Perwakilan PT. Gunung Slamat
Gambar II.4 foto
beberapa pegawai PT. Gunung Slamat

Gambar II.5 Mesin Pembungkusan
Teh Otomatis
Gambar II.6 Pegawai
sedang melakukan pengeringan
Gambar II.7 Foto
Bersama Sebelum Perjalanan Pulang
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Setelah diadakannya kunjungan industri ini, kami dapat mengetahui bagaimana
tahapan produksi yang dilakukan oleh PT. Gunung Slamat secara langsung dari
penngolahan hingga pengemasan. Serta sejarah perusahaan yang bermula dari
seorang pencetus ide teh dalam kemasan botol, yang sekarang sudah menjadi
industri besar dan dikenal seluruh masyarakat indonesia. Dengan mengedepankan
kualitas dan ramah lingkungan. Oleh karena itu dalam proses produksi yang
dilakukan terbukti steril serta limbah yang dihasilkan dapat dikembalikan pada
alam.
3.2 Saran
Setelah melakukan pengamatan langsung ke pabrik PT. Gunung Slamat, kami
menyarankan agar PT. Gunung Slamet tetap memberikan inovasi-inovasi
baru yang bergerak di bidang industri minuman. Serta menikatkan strategi
pemasaran yang lebih baik agar PT. Gunung Slamat agar menjadi
perusahaan yang mampu mengolah pasar lokal maupun internasional. Dan
diharapkan agenda program kunjungan industri ini tetap berjalan setiap tahunnya
sebagai sarana mahasiswa untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan
pengalaman tentang dunia industri.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar